Selasa, 11 November 2014

KARANG TARUNA

MAHASISWA INDONESIA

DALAM KARANG TARUNA
Point Penting Tentang Mengapa Pemuda Karang Taruna Harus di Ciptakan?

Sebelum jauh membahas tentang fungsi,manfaat dan tujuan kita harus tahu mengerti dan paham definisi karang taruna. Karang Taruna adalah organisasi sosial kemasyarakatan sebagai wadah dan sarana pengembangan setiap anggota masyarakat yang tumbuh dan berkembang atas dasar kesadaran dan tanggung jawab sosial dari, oleh dan untuk masyarakat terutama generasi muda di wilayah desa/kelurahan terutama bergerak di bidang usaha kesejahteraan sosial. Demikian disebutkan dalam Pasal 1 angka 1 Peraturan Menteri Sosial No. 77/HUK/2010 tentang Pedoman Dasar Karang Taruna (“Permensos 77/2010”) yang kami akses dari laman resmi Mahkamah Konstitusi.
Secara konstitusi program karang taruna ada payung hukumnya dari pemerintah. Pertanyaan selanjutnya adalah kenapa harus ada karang taruna??  Sebelum penulis menjawab pertanyaan di atas penulis ingin menyampaikan pengantar terlebih dahulu. Allah mentakdirkan kita semua lahir di jawa dan kita harus mensyukuri karunia dan nikmat telah Dia berikan kepada kita semua karena kita di lahirkan di sini dengan sehat wal’afiat dan sebagai orang jawa yang mempunyai adat kebiasaan atau budaya gotong royong,sayuk rukun,musyawarah dan silaturahmi yang begitu kuat dan harmonis. Terbukti dengan masih adanya sambatan,melawat,bancaan dan yng lainnya. Tentunya sudah menjadi sebuah kewajiban kita  mesti  memelihara dan melestarikan nilai-nilai yang mempunyai  kandungan luhur itu karena di suku-suku lain tidak mempunyai nilai itu. Saya memberi perumpamaan beginiketika kita ingin membeli hand phone kita hanya tinggal meminta uang kepada orang tua atau membeli dengan uang tabungan kita misalkan, dan pada hari itu juga kita bisa mendapatkannya. namun setelah kita mendapatkannya, apakah menjaga, merawat dan memeliharanya  cukup satu hari ? tiap hari kita harus mengisi baterai, membersihkan ketika jatuh, menyimpannya di tempat yang aman dsb. Apakah cukup satu hari kita menyimpannya kemudian kita taruh sembarangan dan yakin hand phone bakalan aman???  Ternyata tidak kan! Tiap hari kita harus menyimpan hand phone kita ke tempat yang aman agar tidak hilang. Begitu pula dengan nilai-nilai kebudayaan kita yang di atas tadi. Nilai-nilai kebudayaan luhur yang kita miliki ternyata harus juga kita jaga,rawat dan pelihara agar tidak rusak,luntur dan pada akhirnya hilang di telan zaman.
Dengan apa kita menjaganya? Saya petikkan peribahasa “ satu batang lidi akan mudah kita patahkan dengan satu tangan, namun seribu lidi takkan bisa di patahkan walaupun dengan dua tangan”  Dari peribahasa di atas dapat kita ambil pelajaran bahwa semakin kita bersatu maka kekuatan kita semakin besar dan tak mudah di kalahkan, tapi jika kita terpisah-pisah walaupun individu individu orangnya kuat dengan mudah bisa di hancurkan. Jawaban atas pertanyaan mengapa harus ada karang taruna adalah Sebagai wadah bagi kita untuk berkumpul dengan tujuan untuk MENGGALANG KEKUATAN untuk mewujudkan atau mengembalikan budaya-budaya jawa yang telah luntur sekarang ini, penulis prihatin dengan keadaan kampung kita sekarang yang semakin hari semakin individualis. Sesama pemuda tidak tegur sapa,larut dengan kepentingan masing-masing, acuh tak acuh, mendiamkan satu sama lain. Kepedulian antara senior dengan junior sangat-sangat kurang bahkan sampai tidak tahu namanya padahal ada pepatah mengatakan “tak kenal maka tak sayang”Penulis khawatir jika suatu saat kita di jalan atau dimana kita berada kesulitan, maka tidak ada kepedulian untuk menolong atau membantu. Padahal kita adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup tanpa orang lain. Penulis sering malu jika melihat semut yang gotong royong bekerja sama untuk mengangkut makanan menuju ke rumah mereka padahal mereka tidak mempunyai akal dan hati. Seharusnya kita bisa mengambil pelajaran dari semut-semut itu.
  itula SALAH SATU PRAKTEK REAL MAHASISWA